0 komentar Link ke posting ini
I Support Blogger Malang Community

Ayo kanca-kanca sadulur monggo melu acarane Blogger Malang sesuk tanggal 29/12/2007 nang STIE MALANGKUCEQWARA....ojo lali yo...
0 komentar Link ke posting ini
Upsss...

Last day got an accident...OMG my friend camera fallen. Agak retak disisi open lock batere kamera, alhamdulillah cuma casingnya doang phewww.
Sekarang lagi nyari sparepart casing masih belum nemu ada yang punya info???
0 komentar Link ke posting ini
Rapat Pembentukan Blogger Malang
Pada tanggal 15 kmaren diadakan rapat ke II pembentukan komunitas blogger Malang. Sebenere ini adalah acara dari UKM Jurnalistik STIE Malangkucecwara namun mereka mengundang Blogger untuk berpartisipasi sebagai volunter karena gran theme mereka adalah "perspektif blogging dalam jurnalistik".Banyak hal yang dapat kita sepakati tentang persiapan dan pelaksanaan seminar dan launching komunitas blogger malang. Beberapa diantaranya:
waktu dan tempat: 29 Desember 2007, 13.00 - 17.00, Padepokan Balekambang (aula) STIE Malangkucecwara
pembicara: Ketua PWI Kota Malang dan Pak Budi Putra
garis besar susunan acara:
- seminar blog dalam perspektif jurnalistik
- demo membuat blog
- diskusi + doorprize
- launching komunitas blogger malang
tiket:
- umum Rp 50.000
- pelajar/mahasiswa Rp 25.000
Blogger malang yang hadir
Mas Sandy, ale, erwin, zam, pak arif, mitra, yusup, budi
Blogger malang yang g bisa hadir tapi ikut conference
kai, mbak el, dian
Skrinsyut!..
koleksi lengkap ada di sini
Catatan:
Rapat selanjutnya akan di adakan hari Selasa, 18 Desember 2007, jam 18.30 di tempat yang sama. Undangan rapat terbuka untuk rekan-rekan blogger baik yang sebelumnya telah mengikuti rapat ataupun yang tidak.
dicuplik dari blog'e Mas Sandy
0 komentar Link ke posting ini
Non Spam
Aku baru tau kalo blogku di tengarai sebagai blog spam, awalnya aku ga terlalu peduli but recently mulai menggangu kegiatan posting memposting. Seinget aku selama 8 bulan ini udah di flag ma blogger kalo terkena flag. Alhamdulillah sekarang udah ku kirim notifikasi bahwa blog ini bukan spam blog.
Hello,
Your blog has been reviewed, verified, and cleared for regular use so that
it will no longer appear as potential spam. If you sign out of Blogger and
sign back in again, you should be able to post as normal. Thanks for your
patience, and we apologize for any inconvenience this has caused.
Sincerely,
The Blogger Team
Nah surat diatas bener2 menjadi setetes air dalam gurun ke-vaccum-an ngeblog selama berminggu-minggu ini.
0 komentar Link ke posting ini
Perjalanan ke Probolinggo part II
Sesampainya di rumah Airin, hal pertama yang dilakukan adalah tradisi
memberi selamat kepada kedua mempelai. Tampak anggun dan serasi
pasangan yang saat itu mengenakan setelan baju pengantin berwarna
kuning biru. wajah sumringah tampak dari bapake Airin yang saat itu
mungkin merasa bangga.
Ga berlama-lama santapan segera diserbu, sambil nyambi foto2 bersama
mempelai. Kegilaan mulai saat tiba2 Bayu meringsek maju untuk foto
bersama mempelai,cepret....cepret....khas senyuman mesum Bayu.
Aku pengen cerita lebih banyak lagi tentang bagaimana tas temen2 katut
di mobil kancane Rini, gimana akhirnya Rosa mendapatkan "Air Zam-zam"
setelah perjalanan setapak mencari kedai Es, kegilaan Bus Tentrem yang
ugal-ugalan, dan mabuk darat.
tapi aku cuma mengulang apa kata Bayu menanggapi temen2 yang berkoar
ikut ke tempat Airin tapi akhirnya ga jadi dateng....
Bayu berkata......OMONG THOK...TEMPE.....KAMBING...
PEACE...
regards Erwin
1 komentar Link ke posting ini
Perjalanan ke Probolinggo part I
Malam yang dingin menusuk tulang, mata ini tak kuat lagi tuk terjaga
"Pukul 01.30...masih 4 jam sebelum keberangkatan" bisikku dalam hati
menerawang kemungkinan untuk melakukan perjalanan ke Probolinggo.
"Maaf win, Fani ga jadi berangkat, ditunggu rino di peron." sms
singkat dari ceweqnya fani membuatku berfikir ulang tentang kepastian
keberangkatan. Malam itu memang asthmaq sedang datang menyapa, tak
mungkin melakukan perjalanan dengan keadaan fisik yang kurang fit.
Sebuah pilihan yang cukup sulit antara keberangkatan dan membatalkan
rencana yang telah disusun. Memang diantara pilihan yang kita buat
terpaksa ada yang harus dikorbankan. "Aku pasti datang ke tempat
Airin, It's okay to cancel some appointment".
Pagi itu aku TERPAKSA dan BERUNTUNG (i'll tell later) memilih untuk
naik Bus bersama Rosa, Bubie, mbak Jul n Rino. Selama perjalanan
memang jauh lebih enak untuk tidur dan menutup telinga rapat-rapat
dari "erangan" pengamen jalanan yang saat itu dimabuk musik dangdut
ala pemusik Osing (orang aseli Banyuwangi). Ga ad yang tahu letak
pasti rumah Airin berbekal alamat di belakang MAN Paiton dan temen2
kloter roda dua yang menyusul. "Setelah ini kita naik mobil dijemput
sama Rini" Julia melangkah turun dari bis Akas diikuti temen2 yang
saat itu kebingungan.
Di Alun-alun Probolinggo (Islamic Center) menanti datangnya secercah
harapan empuknya sofa mobil dan hembusan AC kita melawan teriknya
matahari dan konser perut yang keroncongan pertanda melewatkan sarapan
pagi. Siang itu memang matahari sombong memamerkan keperkasaannya
tersenyum cerah, aku membayangkan jika harus bersepeda motor ^o^
mungkin aku sudah jadi ikan asin.
"Win..." gw bingung ko ada yang nyebut namaku di kota yang belum
pernah ku kunjungi ini. Tampak dari kejauhan sesosok (tiga sosok ^o^ )
wajah cerah yang kayaknya naik mobil mewah. Rini bersama si Kuprit
(kancane RIni) dan Mbak Titik (mbake Asih rek) menyapa rombongan
musafir kepanasan.
"Kita nunggu temen2 kloter roda dua" Rini menjelaskan rencana
perjalanan selanjutnya. Detik berlalu berganti menit berganti jam kok
ga dateng2 nang endi arek2 iki??? Rosa mengernyitkan mata bertanya
keberadaan temen2 kloter sepeda motor.
Faktanya perjalanan di bawah terik matahari memaksa ban sepeda motor
Bayu dan Arul untuk "kentut" sebentar. Tepat pukul 12.35 gerombolan
sepeda motor dateng di Islamic Center. Menggelepar kepanasan dan
kelelahan sembari istirahat sejenak untuk mengambil air wudhu dan
menunaikan ibadah.
Tak disia-siakan kesempatan itu dimanfaatkan untuk berbenah dan
berdandan. Fajar lengkap dengan kemeja rompi khas anak kuliahan, Nila
dengan casual dress warna ungu dipadu rok, Bubie dengan kebaya kuning
kecoklatan tampak sangat serasi dengan rok kain batik, Iksan dengan
kemeja stripping casual dan gaya sok kerennya, tak ketinggalan Bayu
berkemeja hitam merah, dan beberapa menggunakan Batik.
Terbesit sebuah perenungan "waktu telah mengubah manusia" baik
penampilan, pola pikir, fisik dan tentunya sikap. Memang melenakan
melewatkan empat setengah tahun di Universitas tercinta (mpe ga
kelar2) ini. Hari berganti dan minggu melewati, tahun-tahun menanti
ada yang bertemu ada yang berpisah hari ini bergandeng esok melambai.
0 komentar Link ke posting ini






